Neymar dan Mbappe Mungkin saja Akan Tinggalkan Klub

Manager dari PSG, Thomas Tuchel memberikan sinyal kepada kedua bintangnya, yakni Kylian Mbappe dan Neymar akan meninggalkan PSG pada bursa musim panas nanti.

Sama-sama didatangkan pada 2017 lalu, Mbappe dan Neymar langsung menjadi andalan di lini depan PSG. Koleksi gol kedua pemain membuat PSG tak rugi untuk menggelontorkan dana besar untuk memboyong mereka ke Paris.

Oleh karena itu Mbappe dan Neymar menjadi magnet bagi klub besar Eropa. Satu klub yang paling gencar dikaitkan dengan keduanya adalah Real Madrid.

Mbappe baru baru ini mengeluarkan statement bahwa ia bisa saja pergi dari PSG pada akhir musim ini. Tuchel pun mengaku tak mempermasalahkan komentar Mbappe.

“Mbappe masih muda tentunya memiliki ambisi yang besar dan kepercayaan diri yang luar biasa dan ia memutuskan untuk membuat pernyataan tersebut. Dia adalah pemain yang pintar dan tahu apa yang ia perbuatm dan di sisi lain, dia terpanggil untuk memikul tanggung jawab lebi besar,” ujar Tuchel seperti dikutip Marca.

“Setiap pemain pasti memiliki tanggung jawab yang besar. Anda tak harus menanyakan hal ini dalam sebuah pernyataan. Dia pemain yang sangat spesial yang tentunya haus akan gol, dan ingin meraih semua trofi. Seperti itulah pemain yang spesial dan kami harus menerimanya. Saya juga tidak marah,” imbuhnya.

Manchester United kalah, Paul Pogba adu mulut dengan Fans

Manchester United menutup Liga Inggris 2018/19 secara mengecewakan setelah dikalahkan Cardiff City 0-2. Paul Pogba terlibat adu mulut dengan fans Manchester United yang marah.

Dengan hasil ini, Manchester United berarti tak pernah menang dalam enam pertandingan beruntun. Performa MU menurun drastis sejak berhasil menyingkirkan Paris St. Germain di babak 16 besar Liga Champions pada awal Maret.

Hanya ada dua kemenangan yang bisa didapatkan pasukan Ole Gunnar Solskjaer dalam 12 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, dengan menderita delapan kekalahan. Rangkaian hasil buruk tersebut Manchester United pun gagal lolos ke Liga Champions musim depan setelah finish keenam di klasemen terakhir.

Setelah usai menerima kekalahan di tangan Cardiff, Paul Pogba menjadi sasaran kemarahan fans. Seorang fans berteriak sembari tangan menunjuk ke arah Paul Pogba gelandang asal Prancis itu. Paul Pogba tidak diam saja untuk mendengar kritik dari suporternya sendiri. Pemenang Piala Dunia 2018 itu membalas ke arah suporter yang lain.

Sepanjang musim ini, mantan pemain Juventus itu menunjukkan performa yang naik turun sekalipun mengemas total 16 gol dan 11 assist. Namun, hanya dua gol [penalti] yang diciptakan Paul Pogba dalam 10 penampilan terakhir di Liga Inggris.

Manchester United tak bisa mendapatkan peluang emas di sisa pertandingan babak kedua ini. Serangan mereka selalu mentah di barisan pertahanan Cardiff. Hingga pertandingan berakhir, tak ada gol tambahan tercipta dan tuan rumah tetap kalah dengan skor 0-2.

Tanpa kemenangan di lima laga terakhirnya di liga, Manchester United finish posisi keenam dengan 66 poin. Sementara Cardiff di posisi ke-18 dengan 34 poin dan sudah pasti terdegradasi.

Bocah Korban Gempa Palu Jadi Player Escort pada Laga Manchester City Vs Leicester

Manchester City atas Leicester City di Emirates Stadium disambut gembira kalangan penggemar mereka. Gol tunggal sang kapten Vincent Kompany memastikan Man City tinggal satu langkah lagi merengkuh titel Premier League musim ini.

Beberapa bulan lalu tepat tak lama setelah gempa dan tsunami melanda Palu kisah sempat viral. Rizky yang jadi korban musibah mendapat perhatian khusus dari pemain idola Riyad Mahrez.

Mahrez merespons dengan memberi dukungan kepada Rizky yang saat itu dalam perawatan di rumah sakit akibat luka yang diderita juga melalui rekaman dalam video yang dibawa sang jurnalis dari Inggris.

Manchester City lengkap dengan tanda tangan Riyad Mahrez dan enam bulan kemudian undangan bertemu sang idola pun menghampiri Rizky. Ada seorang penonton BBC yang berkenan membiayai Rizky terbang ke Manchester City . Akhir Rizky dan sang ayah terbang ke Inggris.

Philippe Coutinho Diklaim Bisa Jadi Suksesor Iniesta di Barcelona

Pemain Barcelona , Philippe Coutinho, belakangan ini sering mendapat kritik dari berbagai kalangan. Namun mantan direktur tim berjuluk Blaugrana, Robert Fernandez, percaya bahwa pemain asal Brasil tersebut bisa menjadi suksesor sang legenda, Andres Iniesta.

Banyak harapan yang disematkan kepada Philippe Coutinho saat baru tiba dari Liverpool pada bulan Januari 2018 lalu. Tidak heran, seba Barcelona mengeluarkan uang sampai 142 juta pounds demi memboyongnya dari Anfield.

Di tengah-tengah kritikan yang menimpanya, ada satu pembelaan dari Robert Fernandez. Ia menyebut bahwa selama ini pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, tidak menempatkannya di posisi yang tepat. Maka dari itu, urgensinya adalah menyelesaikan hal tersebut.

Robert Fernandez sendiri punya pendapat soal posisi yang tepat untuk pemain yang juga pernah berseragam Inter Milan tersebut. Katanya, Philippe Coutinho cocok untuk mengisi sektor tengah dan mengisi peran yang ditinggalkan oleh Andres Iniesta.

Kedatangannya adalah keputusan personal dari saya, karena saya rasa dia bisa menggantikan Andres Iniesta. Sebisa yang orang lain mampu karena Andres Iniesta tidak tergantikan.

Dukungan tidak hanya datang dari Fernandez saja. Bintang sekaligus kapten Barcelona, Lionel Messi, pernah menyatakan pembelaannya setelah menghadapi Liverpool dalam laga leg pertama semi-final Liga Champions.

Penting untuk menemukan posisi yang tepat untuknya. Jelas bahwa dia sangat menderita dalam beberapa pertandingan terakhir, anda bisa melihatnya dari wajah serta bahasa tubuhnya.